You Are Here: Home » Humor » Lagu Anak-anak Menyesatkan

Lagu Anak-anak Menyesatkan

Lagu Anak-anak Menyesatkan
    1. Aku seorang kapiten… mempunyai pedang panjang…
      kalo berjalan prok..prok..prok… aku seorang kapiten!

      Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi). Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi: “mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)…kalo berjalan prok..prok..prok..” nah, itu baru klop! Jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi : “mempunyai pedang panjang… kalo berjalan ndul..gondal..gandul.. atau srek.. srek.. srek..” Itu baru sesuai dg kondisi pedang panjangnya!

  1. Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi..
    habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku..

    Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur. Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!

  2. Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali..
    kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara.. 2X

    Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsen trasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau ngapain, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju-maju!

  3. Naik kereta api tut..tut..tut.. siapa hendak turut ke Bandung.. Sby..
    bolehlah naik dengan naik percuma.. ayo kawanku lekas naik..
    keretaku tak berhenti lama

    Nah, yg begini ini yg parah! Mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya gratis melulu. Pantesan PJKA rugi terus! Terutama jalur Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya!

  4. Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul-siul sepanjang hari dg tak jemu-jemu.. mengangguk-angguk sambil bernyanyi
    tri li li..li..li..li..li..

    Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak-anak akan realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit..cuit..! Kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang, bukan burung!

  5. Pok ame ame.. belalang kupu-kupu..
    siang makan nasi, kalo malam minum susu..

    Ini jelas lagu dewasa dan untuk konsumsi anak-anak! Karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!

Istilah Pencarian:

  • http://kudakudakuda.co.nr kuda

    review yang mengerikan. bagus banget, menggugah. kritis. lucu yang pasti. ROFLOL =))

  • http://bintang-yn.blogspot.com YNa

    hihi.. setelah dijelaskan begitu rupa, saya merasa malah makin menyesatkan :P. Tp, suer! unik deh :D

    btw, ini YNa yg di http://ynalinkware.blogsome.com. trus siapa yg orang malaysia? ;)

  • http://jesie.blogsome.com jesie

    Ya..ampun mas2, namanya juga lagu anak2,full op imajinesyen gitu loh…ketauan yah sekarang siapa yang gag peranh dikasih nyanyian waktu mo bobo :D

  • pipit

    =))=))=))

  • ini kita

    8-}gila…dahsyat banget….nggak mungkin…ngga…nyangka….pisang ….jambu…..

  • http://tsonjaya.blogsome.com wông g

    1. Ada beberapa cara untuk mendeskripsikan sesuatu. Si penulis lirik ini ingin mencerminkan seorang Kapiten

    yang gagah. Apakah orang pertama kali melihat sepatunya? Tentu tidak yang dilihat adalah pedang (di sampingnya hehehe). Tapi apa yang didengar orang dari kapiten, tentu suara sepatunya. Makanya saya berpendapat justru penulis lagu ini cerdas, mampu melukiskan situasi dengan sedikit kata2. Hehehe

    2. Penulis lagu ini mengasumsikan anak2 Indonesia cukup cerdas untuk pakai baju setelah mandi :P

    3. Lho apa naik gunung cuma ngelihat ke depan (emangnya kuda?). :P

    4. Lho, mana ada anak2 di bawah 6 tahun bayar karcis KA? Keterlaluan dong. Di Jerman sini anak2 di bawah 6 tahun gratis alias percuma naik kereta api. Jadi penulis lagu ini bener dong!

    5. Burung kutilang kan menyanyi dalam bahasa mereka, yang diterjemahkan dalam bahasa manusia indo menjadi: trilililili. hehehe… Seperti bahasa anjing, dalam bahasa indo: "guk guk." Dalam bahasa inggris: "bark bark". :P

    6. Kayaknya anak2 yang sudah bisa menyanyi (selesai

    disapih) memang siang maem nasi, makan minum susu… :P

    Peace! ;;)

  • http://yahoo diana (shabriena)

    lo bgt seh.. :-*

  • http://yahoo diana (shabriena)

    lu gila ya…

    kocak bgt…

    dapet ide dari mana??

    busyet…

  • http://www.yahoo.com novicoh

    ini orang ngasih komentar nglindur yach, yang bener aja sieeeeech, masak kayak gitu aja di plesetin, kagak ngelogika gitu lhoooooooo

  • http://www.ipsaa-usm/mulia mulia

    satu lagilagu yang menyesatkan yaitu:

    lagunya balonku:

    BALONKU ADA LIMA, RUPA-RUPA WARNANYA, MERAH,PUTIH, KELABU, MERAH MUDA DAN BIRU, MELETUS BALON HIJAU DORR……

    jumlah balon 5 dan tidak ada warna hijaunya tetapi kenapa tiba-tiba muncul warna hijau yang meletus……..

    coba renungkan….

  • arya

    oi..mulia lo bego bgt yah..

    yg bener lagunya hijau, kuning, kelabu, merah muda dan biru..

  • http://yana.multiply.com indra yana

    Iseng ajah neh..

    Komentar bagi komentar untuk lagu 1:

    - Klo ngeliat syair lagunya penegasan yang ingin diceritakan bukan masalah pedang panjang si kapiten.

    Tapi bercerita tentang si kapiten-nya sendiri, bahwa yang namanya kapiten itu punya pedang panjang & klo

    jalan bunyinya prok3x. Diakhir lagu khan ditegaskan lagi mengenai "kapiten"-nya.

    Komentar bagi komentar untuk lagu 2:

    - (Menurut Bu Kasur) Lagu untuk anak harus dibuat seringkas mungkin dan repetitif, tujuannya agar si

    anak mudah mengingatnya. So hal2 yang terlalu detail kalau memang bisa tidak didetilkan yah nggak perlu

    diikut sertakan.

    - Klo nggak lagunya bakal jadi Bagun tidur.. ku terus mandi..

    tidak lupa menggosok gigi

    . Habis mandi ku tolong ibu..

    membersihkan tempat tidurku.

    - Bisa hang tuk otak bocah2x TK

    Komentar bagi komentar untuk lagu 3:

    - Klo kita menyanyikan lagu tersebut (dengan benar), maka kiri-kanan yang dimaksud adalah melihat dan

    menikmati pemandangan (nada gembira). Dan bukan bingung (bukan nada panik).

    Komentar bagi komentar untuk lagu 4:

    - Itu lagu anak2, bukan segala usia, and di ajarkannya pun di TK!!! mungkin dulu klo anak2 TK naik kereta

    gratis..

    - Btw gile juga klo lagu itu mencantumkan harga tiket..

    Naik kereta api tut..tut..tut.. siapa hendak turut ke Bandung.. Sby..

    bolehlah naik dengan naik percuma.. ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama

    Bisa2 neh lagu tiap tahun di-update lirik-nya :))

    Komentar bagi komentar untuk lagu 5:

    Salah tuh syairnya, khan harusnya syairnya

    "Di pucuk pohon cempaka

    Burung kutilang bernyanyi

    Bersiul-siul sepanjang hari

    Dengan tak jemu-jemu

    Mengangguk-angguk sambil berseru tri-li-li li-li li-li li-li"

    - Klo burung kutilang bernyanyi memang bunyinya cuit..cuit.

    Tapi dilagu itu khan burung kutilangnya bersiul2 dan berseru :p makanya bunyinya tri..li..li.. :D

    makanya klo dikelas jangan bercanda melulu.. :D

    Komentar bagi komentar untuk lagu 6:

    - Loh yang di syair lagu kan menceritakan tentang belalang kupu2.. bukan anak kecil..

    - Lagian klo yang loe maksud dengan anak kecil itu bayi.. yah bisa jadi belum boleh makan nasi, but klo

    lagunya tentang bayi.. bisa repot bikin syairnya.. khan kadang makan bubur bayi.. (promina, sun, dll),

    kadang minum susu , kadang makan biskuit bayi. Bisa2 ada lagu belalang kupu2 u/ 1-3 bulan, u/ 4-5, dst ampun deh

    -indra yana-

    Kalau kebenaran adalah Langit,

    Maka kita tidak harus dipijakan yg sama untuk memandangnya

    Karena apa yg kita & orang lain lihat merupakan kepingan dari puzzle yg sama

    Dan kalau hidup adalah untuk menguak kebenaran,

    Maka hal terbaik dlm hidup adalah HIDUP

  • rubing

    saya rasa tdk ada yg salah dgn lagu anak2 tsb, spt aku seorang kapiten…, memang suara pedangnya yg berbunyi demikian karena penulis menggambarkan pedang yg dibawa itu pedang buatan jepang jadi bunyinya ya begitu.
    sama dgn lagu balonku ada lima, yg salah pengeritiknya karena warna yg pertama sampai terakhir sebenarnya adalah hijau, kuning, kelabu, merah muda dan biru jadi tetap lima, bukan merah yg disebut pertama (ini seingat saya dulu begitu)

  • Yahya

    Lagu anak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran… sangat tidak mungkin klo si anak dapat berfikir sampai sejauh itu….Lagu-lagu tersebut dibuat sebagai hiburan saja bwt anak-anak!!!buktinya saya, adix saya dan anak-anak yang lain yang merupakan penggemar lagu anak-anak tidak mengalami masalah, saya tidak sampai bingung kalau naik gunung, saya tidak langsung mandi kalau bangun tidur, dsb!!!hampir semua comment yang diberikan pembaca adalah menentang opini anda mengenai lagu anak-anak….terima kasih, semoga pendapat saya menjadi pandangan yang baru buat saudara.

  • Einez

    pokoknya setuju ajah deh…

    namanya juga di "lucu-lucuan" …

    yang nanggepin tlalu serius tuh yang gak lucu….

    maju terus "dagelan indonesia"

    :-()

  • sarapaima

    Keang kerjaan… kali ye… ngritisi lagu anak… emang udah lihat efek dari lagu itu.. ya……

  • budicandra

    ancur…… ancur……

    tapi okay juga tu….

    kalo lagu nasional bisa ndak …? contoh

    … dari sabang sampai merauke berjajar pulau – pulau….. sambung menyambung menjadi satu itulah indonesia… dst.

    menjadi ..

    dari sabang sampai merauke KECUALI TIMOR- TIMUR

    sambung menyambung menjadi satu KECUALI TIMUR – TIMUR….

    GIMANA……?

  • pinter

    yang ngreview yang goblok

  • Ninik

    memang “dagelan indonesia” sangat menyesatkan, ” maju terus dagelan indonesia….” yang maju itu bukan dagelannya tapi yang “ndhagel” emang dagelan indonesia bisa jalan?naik bus kali ya….

© 2012 | memang benar apa yang diblog ybs

Scroll to top