What Financial Planning is
Alkisah tersebutlah dua orang pemuda yang berteman baik, A dan B. Dua orang pemuda ini memiliki penghasilan yang lebih dari cukup. Pada suatu hari mereka membuat janji agar pada masa pensiun, tepatnya usia 55 tahun, mereka bisa menikmati hasil kerja keras mereka dengan liburan ke Mesir untuk melihat Piramida dan Sphinx yang terkenal itu.
A sangat mahir dalam hal keuangan. Untuk mewujudkan cita-citanya dia menyisihkan sebagian dari penghasilan bulanannya untuk tiga elemen yang terpisah: asuransi, tabungan, dan investasi. Sedangkan B tidak memiliki pengetahuan finansial sebaik A. Untungnya B memiliki seorang teman baik lagi yang menyarankan untuk menyisihkan sebagian dari pendapatan bulanannya pada sebuah program perencanaan keuangan, sebut saja PAA.
Pada bulan pertama A menyisihkan dari penghasilannya Rp 500rb untuk asuransi, Rp 500rb untuk tabungan, dan Rp 500rb untuk investasi. B juga menyisihkan senilai yang sama untuk mencapai impiannya ke Mesir. Bedanya dia hanya menggunakan satu elemen. Bulan-bulan berikutnya mereka juga melakukan hal yang sama.
Pada bulan keempat kantor tempat mereka bekerja mengalami musibah kebakaran. A dan B menderita luka bakar kritis dan harus segera dioperasi. Untuk biaya masing-masing operasi dokter meminta dana sebesar Rp 200jt. A hanya memiliki dana kurang lebih Rp 1,5jt ditabungannya. Asuransinya hanya bisa diklaim hanya jika A meninggal dunia. Untung asuransinya yang lain ada yang meng-cover kecelakaan seperti yang dialami A.
B ternyata lebih beruntung karena telah memiliki PAA dengan Crisis Cover Benefit dan Payor
Dana operasi langsung disediakan dari uang pertanggungannya.
Sebulan berlalu. A dan B telah keluar dari rumah sakit namun mereka tidak lagi bisa bekerja seperti dulu. A tidak lagi bisa menabung apalagi berinvestasi. Dia harus memutar otak bagaimana caranya mendapatkan uang membayar premi asuransi yang sudah dia gunakan untuk operasi. Sirna sudah impiannya untuk melihat Piramida dan Sphinx yang ada di Mesir.
B juga tidak bisa bekerja. Namun karena dia memiliki rekening PAA, setiap bulan rekeningnya ditabungkan oleh satu lembaga sebesar nilai yang sama seperti bulan-bulan sebelumnya sampai usianya 55 tahun. Pada usia 55 tahun B akhirnya berangkat ke Mesir untuk mewujudkan impiannya.
Intinya perencanaan keuangan adalah program yang memastikan kita mewujudkan cita-cita (keuangan) kita – apapun yang terjadi. Hanya orang yang tidak punya cita-cita (keuangan) yang tidak membutuhkan perencanaan keuangan.


