Aku pelanggan Esia post-paid di Jakarta. Pada hari Kamis, 25 Mei 2006 aku berangkat ke Bandung bersama seorang temanku yang baik hati dan rupawan yang lebih dikenal dengan nama Nugi Nugraha. Setibanya di Bandung, otomatis nomer Esiaku tidak berfungsi. Maka dari itu aku membeli perdana Esia Bandung untuk sementara agar komunikasi, setidaknya dengan temanku, yang baik hati dan rupawan yang lebih dikenal dengan nama Nugi Nugraha, tadi tidak terhambat.
Setelah mengaktifkan perdana tersebut, pelayan toko setempat menganjurkan aku untuk meregistrasikan nomer itu agar bisa digunakan. Aku lalu menghubungi 4444 dan meregistrasikannya. CS Esia mencatat data-data yang aku berikan dan terakhir mengatakan untuk mematikan dan mencopot baterai HP saya selama 15 menit. Tanpa banyak tanya aku lakukan hal tersebut.
Continue Reading




