11 March 2010 View Comments

Panduan Tidak Resmi Menambahkan Venue di Foursquare

Panduan Tidak Resmi Menambahkan Venue di Foursquare

foursquare billboard
Foursquare adalah permainan yang bisa bikin kegihan para pemainnya. Permainan ini menggabungkan jejaring sosial dan lokasi geografis para pemainnya. Jika kita cek in di satu tempat maka kita mendapatkan poin. Ada ‘badge’ yang bisa didapatkan jika pemain cek in ke tempat-tempat tertentu. Para pemain juga bisa melihat lokasi terakhir teman-temannya. Foursquare juga bisa digunakan untuk merambah tempat-tempat baru disekitar kita (dengan bantuan GPS).

Jika kita mengakses foursquare dengan peralatan yang dilengkapi GPS, maka kita dapat melihat daftar venue yang ada di sekitar kita. Sayangnya banyak sekali venue-venue yang tidak relevan atau kurang informatif sehingga mengurangi manfaat dari foursquare itu sendiri. Untuk itu saya menghimbau para ‘Mayor’ maupun para pengguna foursquare yang lain untuk memperhatikan beberapa hal dalam menambahkan venue.

  • For chains or venues with multiple locations, you no longer need to add a location suffix. So “Starbucks” or “Apple Store” is fine (instead of “Starbucks – Queen Anne” or “Apple Store – Uptown”)

    Ini adalah panduan resmi dari foursquare. Seandainya diterapkan, maka kita tidak akan menemukan lagi venue seperti “Cinema XXI Senayan City” atau “Sushi Tei – Senayan City”, cukup dengan “Cinema XXI” atau “Sushi Tei”. Informasi cabang dapat ditambahkan dibagian alamat.

  • Your residence is not a venue!

    Hal ini sudah menjadi perdebatan. Ada yang setuju, ada juga yang menolak. Saya sendiri setuju kalau tempat tinggal tidak dimasukkan dalam venue karena bukan merupakan tempat umum. Cara yang paling efektif, menurut saya, adalah cukup dengan kompleks atau nama jalan tempat tinggalnya. Ini juga bisa menghindarkan kamu dari hal-hal yang tidak diinginkan.

  • Foursquare menggunakan Google Maps sebagai acuan, jadi ada baiknya jika kita menyesuaikan alamat dengan nama jalan di Google Maps.
  • Blackberry sepertinya sudah memiliki aplikasi foursquare dan seperti biasa para penggunanya cenderung mengubah pola yang sudah ada dengan pola mereka. Contoh: House of Ristra (Jakarta Capital Region, Jakarta Capital Regi)

    Sekian dulu tulisan yang sudah lama nongkrong di draft ini karena saya lupa cara ngeblog. Kalo ada usul kirangnya boleh dibagikan. Thx

    Gambar dicomot tanpa izin dari dpstyles

5 January 2010 View Comments

Pengalaman Menggunakan E-Toll Card

Saya adalah salah satu pengguna e-toll card yang baru. Kartu prabayar yang dikeluarkan oleh Bank Mandiri ini saya beli di gerbang tol Cawang dalam perjalanan ke kantor. Saya pikir tidak ada salahnya memiliki kartu tersebut karena toh tiap ke kantor pasti lewat tol.

Pada awalnya saya beranggapan bawah e-toll card merupakan salah satu peningkatan layanan dari Jasa Marga, perusahaan pengelola tol dalam kota. Dengan adanya kartu ini diharapkan transaksi di gerbang tol lebih cepat dan mudah. Apalagi pada beberapa gerbang tol disediakan GTO (gerbang tol otomatis), gerbang tol yang beroperasi tanpa tenaga kerja.

Selain jalan tol, e-toll card juga bisa digunakan untuk transaksi lain misalnya mengisi BBM di SPBU, belanja di minimarket, dan merchant lain yang ada logo ‘Mandiri Prabayar’. Sama seperti kartu prabayar MRT di Singapura yang dapat digunakan untuk beragam transportasi dan belanja.

Pada kenyataannya e-toll card belum dapat mencapai apa yang diharapkan. Gerbang tol otomatis yang masih dalam tahap uji coba sering bermasalah sehingga menyebabkan antrian yang panjang. Menggunakan e-toll card di gerbang yang bukan GTO juga tidak lebih cepat daripada membayar uang pas.

Saya beranggapan bahwa e-toll card ini hanya untuk menyaingi kartu Flazz dari BCA yang sudah lebih dulu diluncurkan. Pihak bank melihat kartu prabayar cukup diterima di masyarakan sehingga mereka mengeluarkan produk yang sama dengan menggandeng perusahaan tol untuk memasarkannya.

Kompetisi dapat memiliki dampak yang baik juga buruk untuk konsumen. Kompetisi operator gsm misalnya yang membuat tarif telpon seluler terus turun agar masyarakat setia atau beralih ke operator lain. Dalam kasus e-toll card dampaknya cukup buruk karena sekarang saya harus punya 2 kartu prabayar. Peluncuran e-toll card juga terkesan tidak matang karena belum semua tol menggunakannya.

Saya berharap e-toll card dapat memperbaiki layanannya dan mungkin berkolaborasi dengan kartu prabayar lain agar konsumen tidak sulit untuk bertransaksi.

3 August 2009 View Comments

How to Sync Facebook’s Phonebook with Symbian Devices

This trick required Mozilla Firefox with Greasemonkey addon. Then you’ll need to install AddressBooker & exporting my Facebook Phonebook. Follow the instructions from there to sync your phonebook to Gmail contacts.

The next step required Mail for Exchange to sync Gmail contacts to your mobile device.

Connect to Gmail to sync only the contacts and voila! You’re all set.

18 January 2009 View Comments

Panduan Mengunggah Foto di Facebook

Kamu baru saja menghadiri acara reuni SMU. Acaranya menyenangkan, semua gembira. Waktunya untuk berbagi kegembiraan dengan foto-foto di FB. Tapi tunggu, sebelum kamu mengunggah foto-foto tersebut ada baiknya memperhatikan hal-hal berikut.
more..

29 January 2008 View Comments

What Financial Planning is

What Financial Planning is

Alkisah tersebutlah dua orang pemuda yang berteman baik, A dan B. Dua orang pemuda ini memiliki penghasilan yang lebih dari cukup. Pada suatu hari mereka membuat janji agar pada masa pensiun, tepatnya usia 55 tahun, mereka bisa menikmati hasil kerja keras mereka dengan liburan ke Mesir untuk melihat Piramida dan Sphinx yang terkenal itu. more..

12 August 2007 View Comments

8 Alasan Tidak Nonton di 21 Cinema

Sejak adanya bioskop selain 21 Cineplex di Indonesia, khususnya di Bandung dan Jakarta, pilihan menikmati film-film idaman semakin banyak. Dengan tagline “beyond movies“, bioskop tersebut memang menawarkan pengalaman yang lebih dari sekedar menonton.

Pada hari Sabtu kemaren, aku bersama dua orang teman nonton Bourne Ultimatum di 21 Cinema La Piazza, Kelapa Gading. Setelah menonton muncullah ide untuk tulisan ini. Tadinya aku ingin membuat 10 alasan tapi ternyata belum cukup jadinya hanya 8.

  1. Dilarang foto-foto.
    Stupid securities! Sebenarnya peraturan ini tidak ada tertulis di bagian manapun di bioskop 21. Yang paling mengesalkan adalah tidak konsistennya para satpam tersebut dalam menegakkan peraturan ini. Buktinya HP yang berkamera asik-asik aja tuh foto sana foto sini, kenapa giliran yang make kamera beneran dilarang?
  2. Tidak ada pilihan film Asia (selain Indonesia).
    Film-film Asia sekarang banyak yang menarik untuk ditonton. Misalnya film Thai, Korea, Singapura, Malaysia, dll. Sayangnya 21 Cineplex sangat jarang sekali memberikan pilihan untuk film-film tersebut. Paling film lokal atau mandarin yang menembus Hollywood.
  3. Bangkunya kurang intim.
    Di bioskop sebelah, bangku untuk baris paling belakang sandaran tangannya (itu loh..biasanya ada tempat naro minumannya) bisa dinaikkan sehingga tidak ada pembatas antara bangku. Nuff said.
  4. Tidak menyediakan tempat bagi pengguna kursi roda.
    Hal ini bisa dilihat dari pintu masuk ke dalam studio yang menggunakan tangga. Sedangkan bioskop sebelah memiliki pintu masuk yang landai.
  5. The Last Mimzy is coming soon?
    Perasaan film ini sudah diputar bulan lalu di bioskop sebelah.
  6. No lounge..studio baru biasanya ada tapi tidak semua.
    21 Cinema di Djakarta Theater sepertinya ada lounge dan smoking lounge tapi tempatnya juga seadanya. Di bioskop 21 lainnya sepertinya belum semua ada fitur ini.
  7. Ruang tunggu yang kurang nyaman.
    Bangku yang disediakan untuk menunggu sampai film diputar sangat terbatas sehingga penonton harus berdiri atau melantai untuk menunggu.
  8. Tidak masuk MURI.
    Ini kurang penting sih sebenernya tapi cukup diperhitungkan.

Demikian pernyataan dari saya. Jika ada yang bisa menambahkan sila ditambahkan. Terima kasih.

28 May 2007 View Comments

A Story Worth Telling

Kemaren aku bersama seorang temen, sebut saja namanya Nova, mau pulang ke Jakarta setelah menghadiri acara pernikahan di Bogor. Tadinya pengen naek kereta Pakuan (yg kelas bisnis) tapi karena kereta terakhir sudah berangkat maka kamipun memutuskan naik kereta yang ekonomi.

Kata dia sih kemaren itu penumpangnya tidak terlalu penuh, tapi tetep saja kami ga kebagian duduk. Akhirnya kamipun berdiri. Tak lama setelah kereta bergerak, ada bangku yang kosong di pinggir pintu keluar. Nova buru-buru duduk di bangku itu sedangkan aku masih berdiri.

Tak terasa stasiun demi stasiun kami lewati. Aku juga udah dapet jatah duduk bersebelahan dengan dia. Mataku mulai terasa berat. Ini adalah efek samping menonton Pirates of The Carribean 3 tengah malam.
more..

6 May 2007 View Comments

Ketika Harus Memilih

Logo Karir.com
Banyak pencari kerja yang mungkin pernah mengalami dilema, bingung memilih satu diantara 2 tawaran pekerjaan yang datang bersamaan. Kadang pilihan atas dasar penawaran gaji yang lebih besar saja belum tentu yang terbaik. Ada banyak hal lain yang perlu dijadikan bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk menerima suatu tawaran dan menolak yang lainnya, yaitu:

Berkaitan Dengan Posisi Yang Ditawarkan

  1. Cek status posisi yang ditawarkan. Apakah karyawan tetap atau kontrak? Bila karyawan tetap, berapa lama masa percobaannya?
  2. Bagaimana karakteristik pekerjaan itu? Tugas lapangan atau di belakang meja? Apakah membutuhkan ketelitian, kreativitas atau ketrampilan berkomunikasi? Hal-hal apa saja yang ditargetkan atau bagaimana prestasi Anda akan diukur? Apakah kira-kira Anda mampu menunjukkan prestasi yang baik? Lakukan evaluasi mendalam sesuai dengan kondisi dan kemampuan Anda.
  3. Mengapa posisi itu kosong? Karena pengembangan perusahaan, pembukaan cabang baru atau menggantikan orang lain? Bila posisi baru, sanggupkah Anda merintis sistem baru? Bila menggantikan orang lain, mengapa orang yang lama keluar? Bila disebabkan oleh suatu konflik internal, pelajari apakah Anda mampu menghadapi hal serupa?
  4. Bila Anda memiliki ambisi untuk meraih karir lebih tinggi, adakah peluang jenjang karir untuk posisi itu?
  5. Bagaimana struktur organisasi di departemen yang bersangkutan? Siapa atasan langsung Anda nantinya? Apa Anda merasa akan bisa bekerja sama dengannya? Apa latar belakang pengalaman atau pendidikannya? Sudah berapa lama ia menjabat posisi itu? Seberapa besar wewenangnya untuk mengambil keputusan?
  6. Paket benefit apa lagi yang ditawarkan di luar gaji? Adakah tunjangan kendaraan, kesehatan, HP, tunjangan hari tua, bonus, training? Pertimbangkanlah mana yang lebih menguntungkan.

more..

20 March 2007 View Comments

Nada Tunggu Pribadi XL

Gw baru sadar setelah menggunakan layanan nada tunggu pribadi XL (1818) batas maksimal seseorang melakukan panggilan ke satu nomer XL adalah 30 detik. Lewat dari itu akan dialihkan ke kotak suara. Gw juga baru tau ternyata hal ini cuma terjadi di jaringan XL. Operator lain yg menyediakan layanan yg sama tidak memiliki batas. Jadi jika nada tunggunya habis maka akan diulang terus sampai dijawab oleh empunya nomer.

Hal ini cukup merepotkan karena:

  1. Peluang terjadinya missed-call lebih besar
  2. Tidak bisa pamer ringtone yg panjang. Karena nada tunggu cuma 30 detik otomatis lamanya HP berdering juga sama.
  3. Silahkan ditambahkan….

Harap menjadi perhatian pihak-pihak terkait. Terima kasih.

15 March 2007 View Comments

Setting Manual GPRS/MMS Three

Mumpung belum ada di internet. Tapi ini masih tahap uji coba (MMS masih untuk sesama pengguna Three), jadi sewaktu-waktu mungkin ada perubahan.

GPRS Settings
Settings’ Name: 3-GPRS
Homepage : http://wap.three.co.id/
Proxies : Enable
Proxy address : 10.4.0.10
Port : 3128
GPRS access point : 3gprs
Authentication type : Normal
Login type : Automatic
Username : 3gprs
Password : 3gprs

MMS Settings
Settings’ name : 3-MMS
Homepage : http://mms.hutch.co.id/
GPRS access point : 3mms
Authentication type : Normal
Username : 3mms
Password : 3mms
Allow adverts : No


Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.